Penelitian Ungkap Waktu Pacaran yang Ideal Sebelum Putuskan Menikah

Penelitian Ungkap Waktu Pacaran yang Ideal Sebelum Putuskan Menikah

Ketika Anda tengah menjalani hubungan yang lebih serius dengan seseorang, hanya waktu yang bisa menjawab hingga akhirnya Anda dan pasangan sepakat untuk mengikat janji.

Menjalin hubungan bertahun-tahun tak jadi jaminan pasangan berakhir di pelaminan. Banyak pula yang langsung mantap membuat rumah tangga hanya dalam pertemuan beberapa bulan. Namun sebenarnya adakah waktu ideal dalam perjalanan cinta hingga akhirnya memutuskan pernikahan?

Di tahun 1980, peneliti mendokumentasikan kehidupan percintaan 168 pasangan selama 14 tahun, di mulai dari 1981. Penelitian ini disebut PAIR Project, menemukan jika pasangan menikah yang bahagia telah bersama lebih dari dua tahun, lebih tepatnya 25 bulan berhubungan (termasuk bertunangan).

Namun penelitian terbaru yang dibuat tahun 2008 terhadap 633 wanita yang telah menikah mengatakan jika mereka menjalani masa pacaran yang lebih lama. Survei menunjukkan jika mereka yang berpacaran sekitar 3,5 tahun lebih bahagia dengan pernikahannya.

Penulis dari penelitian itu, Shauna Springer di jurnal berjudul Marriage of Equals: The Successful Joint (Ad)Ventures of Well-Educated Couples, mengatakan jika fase bulan madu yang hangat dalam tiap hubungan hanya bisa bertahan selama dua tahun.

Menurut Shauna, berkencan lebih dari dua tahun membuat kesempatan yang lebih baik untuk menikah. Di tahun itu, Anda dan pasangan sudah saling terbiasa bersama, menghadapi berbagai konflik bersama, belajar tentang sikap dan sifat satu sama lain.

Demikian pula hasil dari penelitian Dissertation Abstracts International kepada 900 responden menyebutkan jika mereka yang menikah selama tiga tahun pacaran memiliki hubungan yang lebih memuaskan. Kebalikannya, pasangan yang menjalin hubungan di bawah enam bulan memiliki risiko tinggi untuk berpisah.

Penelitian lainnya dari Census Bureau AS tahun 2013 mengatakan jika pernikahan sebaiknya dilakukan pada usia wanita 27 tahun dan pria 29 tahun. Data lain dari Pew Research Center juga menyebutkan jika pasangan yang menikah di bawah 23 tahun lebih berisiko untuk bercerai.

Di luar penelitian-penelitian itu, ikatan antar pasangan menjadi kunci utama membuat hubungan lebih bahagia. Ada yang terus bersama walau hanya berpacaran dalam hitungan bulan. Justru yang bertahun-tahun bersama seperti Angelina Jolie dan Brad Pitt berakhir dengan perceraian. Jadi waktu yang ideal untuk Anda menikah adalah: Ketika Anda dan pasangan menjadi diri sendiri. Tak perlu melihat referensi dari pasangan lain atau panik ketika teman-teman dekat sudah menikah. Karena pada akhirnya, hanya Anda dan pasangan yang tahu selayak apa hubungan dilanjutkan ke tahap pernikahan.