Kata Pakar Nutrisi Soal Aturan Diet ‘Dilarang Makan Setelah Pukul 6 Sore’

Kata Pakar Nutrisi Soal Aturan Diet ‘Dilarang Makan Setelah Pukul 6 Sore’

Ada aturan diet yang menyarankan untuk berhenti makan setelah pukul 6 sore jika Anda mau menurunkan berat badan. Tidak jelas siapa yang pertama kali menngatakan dan dari mana aturan itu tercetus. Namun sejumlah penelitian membuktikan, membatasi makan di malam hari bisa membantu penurunan berat badan lebih efektif.

Makan malam dengan porsi besar, memang sering dihubungkan dengan faktor penyebab kenaikan berat badan. Mengurangi porsi makan malam, terbukti secara ilmiah membantu pelangsingan tubuh.

Peneliti di Brigham Young University, Utah, Amerika Serikat merekrut 29 pria muda sebagai responden. Mereka diminta berhenti makan antara pukul 7 malam hingga 6 pagi selama dua minggu. Hasilnya, berat badan para responden rata-rata turun 0,4 kg. Sementara ketika mereka diperbolehkan makan di malam hari, bobot mereka naik hingga 0,6 kg dalam dua minggu.

Saat Anda tidak makan di malam hari, asupan kalori per harinya berarti juga berkurang, sekitar 238 kalori. Hal itulah yang ikut berkontribusi terhadap penurunan berat badan.

Lantas, apakah kita harus menghindari makan malam demi mendapatkan tubuh ideal? Menurut pakar diet Dana Hunnes, Ph.D., M.P.H., R.D., Anda tidak perlu melakukan sejauh itu. Menahan makan saat lapar hanya akan memperburuk ‘hubungan’ Anda dengan makanan dan berpotensi menyebabkan gangguan pola makan.

Jika merasa lapar di malam hari Anda boleh saja makan tapi tentunya porsi harus terkontrol dan jenis makanan pun harus diperhatikan. Sebab pada malam hari, sistem pencernaan tidak bekerja maksimal terlebih lagi untuk mengolah lemak dan karbohidrat.

Konsumsilah makanan yang tinggi kandungan protein tanpa lemak, atau karbohidrat kompleks. Porsinya harus tetap kecil untuk mencegah Anda makan berlebihan karena faktor emosional. Yoghurt, keju dan roti gandum, susu segar atau kraker dioles krim keju bisa menjadi pilihannya.

Selain itu agar rasa lapar tidak selalu ‘menyerang’ di malam hari, pastikan asupan makanan dan nutrisi Anda cukupi di pagi dan siang hari. Pakar diet lain, Anna Rossinoff, R.D., mengatakan jika Anda terus menerus merasa lapar di malam hari, maka ada kemungkinan Anda kurang makan di siang harinya.

“Ketimbang memikirkan untuk tidak makan di malam hari, lebih baik fokus mencukupi kebutuhan energi sepanjang hari,” saran Anna seperti dikutip dari Women’s Health.

Mulai hari Anda dengan sarapan lengkap gizi, terutama yang mengandung 20 gram protein baik dari telur, keju atau ayam. Setelah sarapan, Anna menyarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein setiap tiga hingga empat jam sekali.

“Kalau Anda mencukupi energi sepanjang hari, Anda mungkin tidak akan merasa sangat lapar di malam hari,” pungkasnya.