Diet Vegan Disebut Bisa Membahayakan Kesehatan

Diet Vegan Disebut Bisa Membahayakan Kesehatan

Melakoni diet vegan bisa menjadi alternatif gaya hidup sehat. Namun diet yang satu ini rupanya bisa membahayakan kesehatan juga. Mengapa?

Dalam penelitian terbarunya, German Nutrition Society mengungkap vegan diet tidak dapat sepenuhnya memenuhi asupan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Semuanya hanya bisa didapat dari produk-produk hewani.

Berbeda dari vegetarian, diet vegan benar-benar ‘mengharamkan’ pengonsumsian semua produk hewani, termasuk susu dan telur. Hanya makanan berbahan nabati (dari tumbuh-tumbuhan) yang diperbolehkan.

“Dengan diet murni berbasis tumbuhan, mustahil untuk mencukupi kebutuhan sejumlah nutrisi,” demikian tertulis dalam penelitan tersebut.

Dicontohkan nutrisi yang paling krusial adalah B-12 yang terkandung dalam telur dan daging-dagingan. Begitu juga Omega 3 yang biasa ditemui di lemak ikan.

Dalam level yang ekstrem, diet vegan dapat menyebabkan malnutrisi alias kekurangan gizi. Kondisi ini dapat berujung pada kondisi kesehatan yang menurun, mood yang tidak stabil, dan sulit konsentrasi.

Tapi menurut Jimmy Pierson, jurubicara Vegan Society, kekurangan nutrisi dari makanan hewani bisa disiasati dengan mengonsumsi suplemen.

Selain itu, terdapat pula beberapa jenis tumbuhan yang mengandung nutrisi hewani tersebut, salah satunya biji-bijian flax yang dikenal kaya dengan kandungan omega 3.

“Dengan perencanaan yang baik dan pengetahuan yang cukup, Anda tetap bisa merasakan manfaat diet vegan bagi kesehatan. Di usia berapa pun,” kata Jimmy.